Date: 20-10-2021 Digital Publication Services : OSREL | JABM | JAM | ABMR | ABMCS

PENGARUH ANALISIS RASIO KEUANGAN TERHADAP HARGA SAHAM PADA PERUSAHAAN LQ45 YANG TERDAFTAR DI BEI

Detail
Author Fitria Basuki
Category Manajemen Perbankan

Abstract

Laporan keuangan perusahaan merupakan suatu deskripsi usaha yang dapat memberikan gambaran tentang keadaan keuangan perusahaan atas segala apa yang telah dilakukan dan imbasnya terhadap perusahaan. Dalam mengadakan analisis dan interpretasi laporan keuangan suatu perusahaan, maka diperlukan adanya alat analisis. Alat analisis yang sering digunakan dalam analisis keuangan adalah analisis rasio keuangan. Rasio merupakan gambaran suatu hubungan dari dua unsur (suatu jumlah tertentu dengan jumlah yang lain) secara sistematis sehingga dapat diketahui deskripsi tentang baik buruknya keadaan atau posisi keuangan suatu perusahaan, terutama apabila angka rasio tersebut dibandingkan dengan angka standar. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh quick ratio, total debt to total equity ratio, net profit margin, return on equity dan earning per share terhadap harga saham perusahaan LQ45 dan untuk mengetahui diantara quick ratio, total debt to total equity ratio, net profit margin, return on equity dan earning per share yang berpengaruh dominan terhadap harga saham perusahaan. Jenis penelitian yang dilakukan adalah penelitian korelasional dimana dijelaskan hubungan kausal antara variabel bebas terhadap variabel terikat dan menguji hipotesis yang telah dirumuskan sebelumnya. Hasil penelitian dan pembahasan dengan menggunakan analisis regresi linier berganda yang telah dilakukan maka dapat ditarik kesimpulan sebagai berikut: nilai R Square sebesar 0,712. Dengan demikian berarti bahwa harga saham pada perusahaan LQ45 yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia pada tahun 2008 sampai 2010, dapat dijelaskan sekitar 71,2% oleh variabel-variabel fundamental yang meliputi quick ratio, total debt to total equity ratio, net profit margin, return on equity dan earning per share. Sedangkan sisanya sekitar 28,8% dijelaskan oleh variabel-variabel lain yang tidak termasuk dalam model penelitian ini. Dari hasil secara simultan menunjukkan bahwa variabel-variabel fundamental yang meliputi quick ratio, total debt to total equity ratio, net profit margin, return on equity dan earning per share secara bersama-sama (simultan) memiliki pengaruh yang signifikan terhadap harga saham. Berdasarkan hasil uji secara parsial hanya variabel earning per share yang memiliki pengaruh yang signifikan terhadap harga saham dan Earning Per Share merupakan variabel yang memiliki pengaruh yang paling dominan terhadap harga saham.