Date: 08-08-2020 Digital Publication Services : OSREL | JABM | JAM | ABMR | ABMCS

Peranan Anggaran Fleksibel dalam Perencanaan dan Pengendalian Biaya Produksi pada Perusahaan Kecap Sumber Rasa Singaraja

Detail
Author Winda Susanti
Category Manajemen Perbankan

Abstract

Sebagai salah satu perusahaan yang bersifat profit oriented, akan selalu berorientasi pada pencapaian laba yang maksimum. Dalam pencapaian laba yang maksimum tersebut, perusahaan menghadapi banyak masalah, baik yang berkaitan dengan bidang produksi, pemasaran, maupun keuangannya. Sehingga diperlukan suatu perencanaan dan pengendalian yang cermat. Perusahaan Kecap Sumber Rasa Singaraja berusaha untuk merealisasikan tujuan tersebut dengan memanfaatkan faktor-faktor produksi yang dimiliki seefektif dan seefisien mungkin yang diantaranya termasuk biaya produksi. Salah satu unsur biaya yang memerlukan perencanaan dan pengendalian yang sesungguhnya adalah biaya overhead pabrik. Pada Perusahaan Kecap Sumber Rasa Singaraja masalah yang timbul akibat kurang akuratnya perencanaan dan pengendalian biaya produksi yang dilakukan oleh perusahaan, mengakibatkan perusahaan tidak dapat mencapai target laba atau keuntungan yang diharapkan. Untuk mengatasi masalah tersebut, perusahaan harus melakukan usaha dalam melakukan perencanaan, pelaksanaan serta pengawasan secara lebih baik terhadap anggaran yang telah dibuat, sehingga semua kegiatan perusahaan dapat berjalan dengan baik dan lancar, serta keuntungan yang diharapkan perusahaan dapat tercapai. Agar tujuan perusahaan tersebut dapat dicapai, maka diperlukan suatu alat yang dapat dipergunakan sebagai perencanaan dan pengendalian terhadap biaya produksi. Alat yang berguna untuk perencanaan dan pengendalian biaya produksi tersebut adalah anggaran fleksibel. Anggaran fleksibel berfungsi untuk membantu pihak manajemen dalam merencanakan dan mengendalikan biaya produksi, sehingga diharapkan dengan penggunaan anggaran fleksibel ini pengendalian biaya dapat dilakukan secara lebih akurat serta dapat digunakan untuk mengukur prestasi dari tiap-tiap bagian perusahaan secara lebih obyektif. Metode analisa yang digunakan pada penelitian tentang anggaran fleksibel ini adalah mulai dari penyusunan anggaran, analisa selisih biaya produksi serta penyusunan anggaran fleksibel dengan memisahkan biaya berdasarkan pola perilakunya. Berdasarkan analisa data maka bisa diketahui bahwa dengan menyusun anggaran fleksibel, kita mendapatkan gambaran sesuai dengan keadaan yang sesungguhnya pada perusahaan terutama dalam penggunaan anggaran fleksibel sebagai sarana untuk menyusun anggaran. Dalam penggunaan anggaran fleksibel selain sebagai langkah-langkah dalam pengendalian biaya produksi, juga dapat digunakan untuk mengetahui penyimpangan- penyimpangan yang mungkin muncul dan dapat merugikan perusahaan. Sehingga untuk tahun berikutnya penyimpangan-penyimpangan dapat di minimalkan.