Date: 04-08-2020 Digital Publication Services : OSREL | JABM | JAM | ABMR | ABMCS

APLIKASI AKUNTANSI SEDERHANA BAGI USAHA KECIL YANG BELUM MENGENAL AKUNTANSI DI KOTA MALANG

Detail
Author LISA SUCI CAHYANTI A.2007.1.30704
Category Akuntansi Manajemen dan SIA

Abstract

Usaha Kecil dan Menengah mampu menjadi stabilisator dan dinamisator perekonomian di Indonesia. Sebagai negara berkembang, Indonesia sangat penting memperhatikan usaha kecil dan menengah. Alasannya, usaha kecil dan menengah mempunyai kinerja lebih baik dalam tenaga kerja yang produktif, meningkatkan produktivitas tinggi, dan mampu hidup di sela-sela usaha besar. Usaha kecil dan menengah mampu menopang usaha besar, seperti menyediakan bahan mentah, suku cadang, dan bahan pendukung lainnya. Usaha kecil dan menengah juga mampu menjadi ujung tombak bagi usaha besar dalam menyalurkan dan menjual produk dari usaha besar ke konsumen. Kedudukan usaha kecil dan menengah ini semakin mantap. Selain mampu menyerap tenaga kerja cukup banyak, usaha kecil dan menengah ini bersifat lincah sehingga mampu bertahan di dalam kondisi yang tidak menguntungkan, seperti terjadinya krisis global. Kebanyakan usaha kecil tidak mampu meningkatkan kinerja dan mengembangkan usaha mereka, salah satu penyebabnya adalah rendahnya pendidikan dan tidak adanya pemahaman dalam penyusunan laporan keuangan sehingga mereka enggan dan merasa tidak perlu membuat laporan tersebut. Banyaknya pengusaha kecil yang tidak melakukan pembukuan atau belum melakukan pembukuan dengan baik. Padahal, dengan aplikasi akuntansi dalam pembukuan, dapat diketahui laba bersih usaha sehingga dapat mempermudah untuk menentukan pengembangan bisnis. Akibatnya mereka tidak dapat memisahkan antara keuangan pribadi dan keuangan perusahaan, tidak memiliki informasi yang dapat digunakan untuk pengambilan keputusan mengenai kelangsungan usaha mereka dan akhirnya hal-hal tersebut dapat menyebabkan kerugian dan kebangkrutan. Berdasarkan hal tersebut, peneliti tertarik untuk mengkaji, mempelajari lebih mendalam mengenai aplikasi akuntansi sederhana yang cocok bagi usaha kecil yang belum mengenal akuntansi, sehingga usaha kecil dapat mengembangkan usahanya dan bersaing secara global. Berdasarkan substansi permasalahan tersebut, maka tujuan dari penelitian ini dapat dirumuskan sebagai berikut: (1) Untuk mengidentifikasi kebutuhan pengusaha kecil mengenai informasi akuntansi. (2) Untuk menyusun aplikasi akuntasi sederhana yang dapat membantu pengusaha kecil dalam melihat perkembangan usahanya. Metode penelitian yang digunakan adalah metode deskriptif. Untuk mendapatkan data primer maka metode pengumpulan data yang dilakukan adalah teknik observasi melalui wawancara secara tatap muka langsung terhadap pemilik usaha kecil dan menengah serta melakukan survey langsung ke tempat usaha dengan membagikan kuesioner kepada 24 responden (pemilik usaha kecil di Kota Malang). Hasil dari penelitian ini, menunjukkan bahwa ada 6 informasi yang dibutuhkan oleh pengusaha kecil hubungannya dengan akuntansi, yaitu: (1) Informasi kinerja perusahaan. (2) Informasi penghitungan pajak. (3) Informasi posisi dana perusahaan. (4) Informasi laporan perubahan ekuitas pemilik. (5) Informasi pemasukan dan pengeluaran kas. (6) Informasi besaran biaya. Berdasarkan keenam informasi tersebut, maka tersusunlah bentuk aplikasi akuntansi sederhana yang cocok bagi usaha kecil yang belum mengenal akuntansi. Berdasarkan hasil penelitian tersebut, diperoleh suatu masukan agar aplikasi dapat terus diperbaharui dan disempurnakan lebih lanjut, namun tidak menyimpang dari acuan standar akuntansi keuangan yang telah ditetapkan. Serta diharapkan aplikasi dapat diterapkan secara langsung kepada usaha kecil yang belum mengenal akuntansi agar pengusaha kecil tersebut dapat mengenal akuntansi lebih lanjut lagi dan mampu menerapkan akuntansi bagi usaha kecilnya, sehingga usaha kecil yang dijalankannya dapat berkembang lebih baik dan mampu memberikan kontribusi bagi pemilik usaha, lingkungannya, dan pemerintah