Date: 04-08-2020 Digital Publication Services : OSREL | JABM | JAM | ABMR | ABMCS

ANALISIS PENGARUH UKURAN PERUSAHAAN, PROFITABILITAS, LEVERAGE, DAN NPM TERHADAP PRAKTIK PERATAAN LABA PADA PERUSAHAAN INDUSTRI LOGAM YANG GO PUBLIC

Detail
Author OKTAVINA PUSPITASARI A.2008.1.31055
Category Akuntansi Manajemen dan SIA

Abstract

Perataan laba (income smoothing) adalah praktik yang umum dilakukan oleh manajer perusahaan untuk mengurangi fluktuasi laba, yang diharapkan mempunyai pengaruh yang bermanfaat bagi evaluasi kinerja manajemen. Namun demikian, praktik ini telah dikritik oleh banyak pihak karena dapat menyebabkan pengungkapan dalam laporan keuangan menjadi tidak memadai. Akibatnya, laporan keuangan tidak lagi mencerminkan keadaan sebenarnya mengenai hal-hal yang terjadi di perusahaan yang seharusnya perlu diketahui oleh pemakai laporan keuangan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi praktik perataan laba pada perusahaan manufaktur dan keuangan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI). Faktor-faktor yang diuji adalah ukuran perusahaan, profitabilitas, financial leverage, dan NPM. Indeks Eckel (1981) digunakan untuk mengukur praktik perataan laba dengan laba bersih setelah pajak sebagai obyek perataan laba. Terdapat 9 perusahaan industri logam sebagai sampel penelitian dan telah memenuhi kriteria penelitian yang telah ditentukan. Pengujian dengan analisis uji normalitas serta pengujian multivariate (regresi logistik) digunakan untuk mengidentifikasi faktor-faktor yang mempengaruhi praktik perataan laba. Hasil perhitungan indeks Eckel (1981) menunjukkan bahwa hanya 1 perusahaan industri logam yang melakukan praktik perataan laba. Hasil pengujian multivariate menunjukkan bahwa ukuran perusahaan, profitabilitas, financial leverage, dan NPM secara serentak tidak berpengaruh signifikan terhadap praktik perataan laba. Demikian pula hasil pengujian multivariate secara terpisah menunjukkan bahwa tidak ada variabel yang berpengaruh signifikan terhadap praktik perataan laba.