Date: 06-12-2019 Digital Publication Services : OSREL | JABM | JAM | ABMR | ABMCS

PENGARUH SOSIALISASI, PELAYANAN, PEMERIKSAAN, SANKSI DAN TRANSPARANSI TERHADAP KEPATUHAN WAJIB PAJAK ORANG PRIBADI DALAM MEMBAYAR PAJAK PENGHASILAN

Detail
Author IIN RIA SUSANTO
Category Akuntansi Keuangan dan Auditing

Abstract

Pajak adalah salah satu sumber penerimaan negara. Pada hakekatnya pemungutan pajak merupakan wujud pengabdian, kewajiban, partisipasi masyarakat kepada pemerintah yang dalam hal ini wajib pajak secara langsung bersama-sama melaksanakan kewajiban dalam perpajakannya. Maka dalam hal ini pemerintah melakukan pemberdayagunaan apatur pemerintah hal in bertujuan untuk meningkatkan dan menetapakan penyelenggaraan pemerintah dan pembangunan. Pelaksanaan dan penggunaannya juga diperlukan adanya pengawasan yang efektif dan efisien agar pembangunan nasional dapat berjalan dengan baik dan lancar. Tujuan penelitian ini mengetahui sosialisasi, pelayanan, pemeriksaan, sanksi dan transparansi secara simultan berpengaruh terhadap kepatuhan wajib pajak dalam membayar pajak, dan mengetahui diantara variabel sosialisasi, pelayanan, pemeriksaan, sanksi dan transparansi yang berpengaruh dominan terhadap kepatuhan wajib pajak dalam membayar pajak. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh jumlah wajib pajak yang sudah terdaftar di KPP Tuban dan jumlah sampel yang diteliti dalam penelitian ini adalah sebanyak 50 responden sebagai mewakili dari data yang sudah disebar dan peneliti ambil secara acak sebagai mewakili dari seluruh jumlah wajib pajak yang ada di kota Tuban. Hasil pengujian hipotesis pertama menunjukkan bahwa secara bersama-sama sosialisasi, pelayanan, pemeriksaan, sanksi dan transparansi Pajak Penghasilan (PPh) berpengaruh positif terhadap kepatuhan wajib pajak. Berdasarkan hasil uji F menunjukkan F hitung menunjukkan sebesar 16,615 dengan signifikan = 0,000 dan F tabel (df1=5 dan df2=44) sebesar 2,47. Jadi F hitung lebih besar (>) F tabel (16,615>2,47) atau Sig. F < 5% (0,000) jika dibandingkan koefisien regresi variabel pelayanan (X2) sebesar 0,181, variabel pemeriksaan (X3) sebesar 0,281, variabel Sanksi (X4) sebesar 0,206 dan variabel Transparansi (X5) sebesar 0,284. Hasil dari analisis tersebut menunjukkan bahwa hipotesis kedua terbukti dan variabel sosialisasi berpengaruh paling dominan terhadap kepatuhan wajib pajak di KPP Pratama Tuban.