Date: 20-09-2020 Digital Publication Services : OSREL | JABM | JAM | ABMR | ABMCS

Pengaruh Pendapatan Asli Daerah (PAD), Dana Alokasi Umum (DAU) dan Pertumbuhan Ekonomi terhadap Pengalokasian Anggaran Belanja Modal (Studi Empirik pada Kabupaten/Kota di Jawa Timur Periode 2009-2011)

Detail
Author ANANDANI SIH KAEKSI A.2009.1.31324
Category Akuntansi dan Bisnis Syariah

Abstract

Penelitian ini dilakukan guna menguji pengaruh Pendapatan asli Daerah (PAD), Dana alokasi Umum (DAU) dan pertumbuhan ekonomi terhadap belanja modal dengan mempertimbangkan data yang telah dikumpulkan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode analisis deskriptif dengan pendekatan kuantitatif. Objek penelitian adalah Kabupaten/Kota di Provinsi Jawa Timur. Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data realisasi APBD tahun 2009- 2011 yang diperoleh dari situs Dirjen Perimbangan Keuangan Pemerintah daerah. Dari laporan relaisasi APBD tersebut diperoleh data mengenai jumlah realisasi anggaran Belanja Modal, Pendapatan Asli Daerah (PAD), dan Dana Alokasi Umum (DAU). Data Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) diperoleh dari Badan Pusat Statistik (BPS). Metode statistik yang digunakan adalah regresi linier berganda dengan melakukan uji asumsi klasik terlebih dahulu menggunakan program SPSS 17.00. Hasil penelitian ini menunjukkan secara parsial bahwa Pendapatan Asli daerah tidak memiliki pengaruh yang signifikan terjadap belanja modal. Ini berarti besarnya belanja modal pada pemerintah daerah tidak dapat diprediksi berdasarkan besarnya PAD. Sedangkan Dana Alokasi Umum dan pertumbuhan ekonomi berpengaruh signifikan terhadap belanja modal. Kata kunci : Penelitian ini dilakukan guna menguji pengaruh Pendapatan asli Daerah (PAD), Dana alokasi Umum (DAU) dan pertumbuhan ekonomi terhadap belanja modal dengan mempertimbangkan data yang telah dikumpulkan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode analisis deskriptif dengan pendekatan kuantitatif. Objek penelitian adalah Kabupaten/Kota di Provinsi Jawa Timur. Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data realisasi APBD tahun 2009- 2011 yang diperoleh dari situs Dirjen Perimbangan Keuangan Pemerintah daerah. Dari laporan relaisasi APBD tersebut diperoleh data mengenai jumlah realisasi anggaran Belanja Modal, Pendapatan Asli Daerah (PAD), dan Dana Alokasi Umum (DAU). Data Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) diperoleh dari Badan Pusat Statistik (BPS). Metode statistik yang digunakan adalah regresi linier berganda dengan melakukan uji asumsi klasik terlebih dahulu menggunakan program SPSS 17.00. Hasil penelitian ini menunjukkan secara parsial bahwa Pendapatan Asli daerah tidak memiliki pengaruh yang signifikan terjadap belanja modal. Ini berarti besarnya belanja modal pada pemerintah daerah tidak dapat diprediksi berdasarkan besarnya PAD. Sedangkan Dana Alokasi Umum dan pertumbuhan ekonomi berpengaruh signifikan terhadap belanja modal.