Date: 26-05-2019 Digital Publication Services : OSREL | JABM | JAM | ABMR | ABMCS

PERBANDINGAN KINERJA KEUANGAN PERUSAHAAN SEBELUM DAN SESUDAH PENERAPAN AKUNTANSI SUMBER DAYA MANUSIA (STUDI PADA EMITEN BIDANG PERBANKAN DI BURSA EFEK INDONESIA)

Detail
Author ANDRE ISNAIN GOLVANO Nomor Pokok : A.2009.1.31143
Category Akuntansi Keuangan dan Auditing

Abstract

Bank adalah salah satu perusahaan jasa yang menggunakan sumber daya manusia yang besar dalam menjalankan usahanya. Dalam laporan keuangan tahunan yang diterbitkan oleh Bursa Efek Indonesia, bank-bank di Indonesia tidak melaporkan sumber daya manusia perusahaan sebagai aktiva, melainkan sebagai biaya meskipun masa manfaat sumber daya manusia lebih dari satu tahun. Hal ini menyebabkan informasi yang diberikan laporan keuangan tidak sesuai dengan kondisi sebenarnya. Akuntansi sumber daya manusia meliputi pengukuran biaya-biaya yang dikeluarkan oleh suatu organisasi untuk mendapatkan, menyeleksi, melatih, dan mengembangkan aktiva berupa manusia. Konsep akuntansi ini dinilai mampu menutupi kelemahan akuntansi konvensional yang tidak mampu mengungkapkan besarnya aktiva sumber daya manusia perusahaan dalam laporan keuangan. Dengan konsep akuntansi sumber daya manusia, sumber daya manusia dilaporkan sebagai aktiva dan biaya dalam laporan keuangan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana aplikasi penerapan akuntansi sumber daya manusia dan untuk mengetahui bagaimana perbandingan kinerja keuangan perusahaan yang diukur dengan Return On Assets (ROA) sebelum dan setelah penerapan akuntansi sumber daya manusia. Sedangkan yang menjadi objek yang diteliti adalah 15 emiten bidang perbankan yang ada di Bursa Efek Indonesia. Data yang digunakan adalah laporan keuangan 15 bank tahun 2010 dan 2011 yang diterbitkan oleh Bursa Efek Indonesia. Metode analisis yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan analisis deskriptif kuantitatif. Dari hasil analisis didapatkan bahwa penerapan akuntansi sumber daya manusia mampu memberikan informasi yang lebih relevan dalam laporan keuangan karena mampu mengungkapkan besarnya biaya dan aktiva manusia perusahaan. Selain itu, didapat kesimpulan bahwa kinerja keuangan 15 bank yang diukur dengan Return On Assets (ROA), seluruhnya mengalami peningkatan kinerja setelah dilakukan penerapan akuntansi sumber daya manusia.