Date: 08-08-2020 Digital Publication Services : OSREL | JABM | JAM | ABMR | ABMCS

PENGARUH RETURN ON ASSET, DEBT TO EQUITY, PRICE EARNING RATIO, EARNING PERSHARE TERHADAP HARGA SAHAM PERUSAHAAN YANG MASUK DALAM INDEKS LQ-45 DI BURSA EFEK INDONESIA.

Detail
Author ROY ADI PUTRA A. 2009.1.31232
Category Akuntansi dan Bisnis Syariah

Abstract

Perusahaan yang masuk dalam kelompok LQ 45 merupakan perusahaan yang memiliki kinerja yang baik oleh karena itu menjaga dan meningkatkan kinerja perusahaan merupakan hal yang penting dilakukan agar saham-saham tersebut tetap eksis dan banyak diminati investor. Saham perusahaan yang masuk dalam LQ 45 merupakan saham yang aktif diperdagangkan dan harganya seringkali berfluktuasi seiring dengan intensitas perdagangannya. Oleh karena itu saham-saham LQ 45 cenderung masuk ke dalam kelompok saham agresif (Aggresive Stocks). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh Return on Assets (ROA), Debt to Equity Ratio (DER), Price Earning Ratio (PER) dan Earning Per Share (EPS) secara bersama-sama maupun parsial terhadap harga saham pada perusahaan yang masuk dalam indeks LQ-45 di Bursa Efek Indonesia dan untuk mengetahui faktor manakah dari Return on Assets (ROA), Debt to Equity Ratio (DER), Price Earning Ratio (PER) dan Earning Per Share (EPS) yang dominan pengaruhnya terhadap harga saham pada perusahaan yang masuk dalam indeks LQ-45 di Bursa Efek Indonesia. Penelitian ini menghasilkan kesimpulan bahwa variabel ROA (X1), DER (X2), PER (X3), dan EPS (X4) memiliki pengaruh signifikan secara simultan terhadap Harga Saham (Y) pada perusahaan yang masuk dalam indeks LQ-45 di Bursa Efek Indonesia. Dari hasil perhitungan diperoleh nilai Fhitung sebesar 42,084 dengan nilai probabilitas (p) 0,000 lebih kecil (<) dari 5% sehingga hipotesis pertama dapat diterima yang berarti bahwa variabel ROA (X1), DER (X2), PER (X3), dan EPS (X4) secara simultan mempunyai pengaruh signifikan terhadap variabel Harga Saham (Y) dapat diterima (dibuktikan). Hasil analisis menunjukkan bahwa variabel ROA (X1), DER (X2), PER (X3), dan EPS (X4) mempunyai pengaruh terhadap Harga Saham sebesar 0,824. Angka ini menunjukkan bahwa 82,4% variasi nilai Harga Saham yang dapat dijelaskan variabel ROA (X1), DER (X2), PER (X3), dan EPS (X4) dan sisanya sebesar 17,6% mampu dijelaskan oleh variabel lain di luar variabel yang diamati. R sebesar 0,919 artinya variabel ROA (X1), DER (X2), PER (X3), dan EPS (X4) secara simultan mempunyai hubungan yang sangat kuat terhadap Harga Saham. Berdasarkan hasil uji t diketahui bahwa peubah PER (X3), EPS (X4) masing-masing mempunyai t hitung 5,008; 12,027 dengan probabilitas masing 0,000 lebih kecil () daripada 5%. Jadi dapat dijelaskan peubah ROA (X1) dan DER (X2) secara parsial tidak mempunyai pengaruh signifikan terhadap peubah Harga Saham (Y). Hasil perhitungan koefisien regresi (b) menunjukkan bahwa peubah PER (X3) mempunyai koefisien regresi (b) 431,798 lebih besar (>) daripada peubah ROA (X1) sebesar 27,160, DER (X2) sebesar -74,880, dan EPS (X4) sebesar 13,685. Sehingga dapat dijelaskan bahwa hipotesis yang menyatakan bahwa peubah PER (X3) mempunyai pengaruh dominan terhadap peubah Harga Saham (Y) dapat dibuktikan.