Date: 28-09-2020 Digital Publication Services : OSREL | JABM | JAM | ABMR | ABMCS

PENGARUH DISIPLIN KERJA, GAYA KEPEMIMPINAN, DAN BUDAYA ORGANISASI TERHADAP KINERJA KARYAWAN (STUDI PADA KUD. ANUGERAH JOMBANG)

Detail
Author BAGUS MANSURUN NAZA
Category Manajemen Sumber Daya Manusia

Abstract

Salah satu tujuan didirikannya suatu perusahaan adalah untuk memperoleh keuntungan dari apa yang telah dihasilkan. Dari keuntungan tersebut, perusahaan dapat mempertahankan kelangsungan hidupnya atau mungkin mengembangkan perusahaan lebih besar lagi. Untuk mencapai tujuan tersebut harus didukung oleh salah satu faktor yaitu faktor sumber daya manusia yang berkualitas, berdedikasi tinggi untuk bekerja, setia atau loyal terhadap perusahaan dan memiliki disiplin yang tinggi terhadap perusahaan dan memiliki budaya organisasi agar cara kerja dan gaya pemimpin yang sesuai agar kinerja karyawan dapat ditingkatkan. Tujuan penelitian adalah untuk Untuk mengetahui pengaruh Disiplin Kerja, Gaya Kepemimpinan, dan Budaya Organisasi secara simultan terhadap Kinerja Karyawan (Studi Pada KUD. Anugerah Jombang) dan untuk mengetahui pengaruh Disiplin Kerja, Gaya Kepemimpinan, dan Budaya Organisasi secara parsial terhadap Kinerja Karyawan (Studi Pada KUD. Anugerah Jombang. Populasi dalam penelitian ini adalah karyawan KUD Anugerah Jombang sebanyak 48 orang dan diambil semua sebagai sampel penelitian. Alat analisis yang digunakan adalah regresi linier berganda dengan uji signifikan F dan t. Dari hasil analisis regresi berganda diketahui bahwa disiplin kerja, gaya kepemimpinan, budaya organisasi berpengaruh positif terhadap kinerja karyawan, artinya jika terjadi peningkatan disiplin kerja, gaya kepemimpinan dan budaya organisasi maka kinerja karyawan akan terjadi peningkatan. Diketahui besarnya nilai F hitung = 32.035 adalah lebih besar dari F tabel = 2,80 pada probabilitas sebesar 0,000 (kurang dari 0,05). Dengan demikian hipotesis I yang menduga disiplin kerja (X1), gaya kepemimpinan (X2) dan budaya organisasi (X3) secara simultan berpengaruh signifikan terhadap kinerja karyawan (Y) dapat dibuktikan kebenarannya sehingga hipotesis Ho ditolak atau Ha diterima. Diketahui koefisien korelasi berganda ( R ) = 0,832 yang berarti bahwa disiplin kerja (X1), gaya kepemimpinan (X2) dan budaya organisasi (X3) terhadap kinerja karyawan (Y) termasuk sangat erat karena nilainya relative besar (hampir mendekati 1). Dari besarnya koefisien determinasi (R2) = 0,692 berarti bahwa besarnya sumbangan disiplin kerja (X1), gaya kepemimpinan (X2) dan budaya organisasi (X3) terhadap kinerja karyawan (Y) sebesar 69,2% dan sisanya 30,9% dipengaruhi oleh peubah bebas lain yang tidak diteliti. Secara parsial peubah disiplin kerja karyawan, gaya kepemimpinan dan budaya organisasi memiliki pengaruh signifikan (nilai t hitung > t table, probabilitas kurang dari 0,05) terhadap kinerja karyawan sehingga hipotesis II yang dikemukakan dapat diterima.