Date: 20-01-2020 Digital Publication Services : OSREL | JABM | JAM | ABMR | ABMCS

ANALISIS PENGARUH PENYULUHAN, PELAYANAN, PEMERIKSAAN DAN TINGKAT PEMAHAMAN TERHADAP KEPATUHAN WAJIB PAJAK DALAM MEMBAYAR PADA KANTOR PELAYANAN PAJAK PRATAMA DI KOTA MALANG

Detail
Author EKO PURWASANTOSO Nomor Pokok Program Studi Jurusan : A. 2008.1.31138
Category Akuntansi dan Bisnis Syariah

Abstract

Predikat wajib pajak patuh dalam arti disiplin dan taat, tidak sama dengan wajib pajak yang berpredikat pembayar pajak dalam jumlah besar, karena tidak ada hubungan antara kepatuhan dengan jumlah nominal setoran pajak yang dibayarkan pada kas negara. Dengan demikian, pembayar pajak terbesar sekalipun belum tentu memenuhi kriteria sebagai wajib pajak patuh, karena meskipun wajib pajak memberikan kontribusi besar pada negara jika masih memiliki tunggakan maupun keterlambatan penyetoran pajak maka tidak dapat diberi predikat wajib pajak patuh. Populasi dalam penelitian ini adalah wajib pajak orang pribadi (WPOP) yang terdaftar dan memiliki usaha di kota Malang. Setiap minggu rata-rata wajib pajak yang datang dan melakukan konsultasi di KPP Pratama Malang Utara sebanyak 90 orang. Jadi dalam 2 minggu waktu penelitian jumlah populasi 180 wajib pajak.Teknik pengambilan sampel dalam penelitian ini adalah teknik incidental sampling. Jadi jumlah yang digunakan dalam penelitian dapat ditentukan 35% x 180 yaitu sebanyak 63 orang responden Tujuan penelitian ini untuk mengetahui penyuluhan, pelayanan, pemeriksaan dan tingkat pemahaman secara simultan berpengaruh terhadap kepatuhan wajib pajak dalam membayar pada Kantor Pelayanan Pajak Pratama Di Kota Malang, untuk mengetahui penyuluhan, pelayanan, pemeriksaan dan tingkat pemahaman secara parsial berpengaruh terhadap kepatuhan wajib pajak dalam membayar pada Kantor Pelayanan Pajak Pratama Di Kota Malang dan untuk mengetahui variabel manakah diantara penyuluhan, pelayanan, pemeriksaan dan tingkat pemahaman yang berpengaruh dominan terhadap kepatuhan wajib pajak dalam membayar pada Kantor Pelayanan Pajak Pratama Di Kota Malang. Hasil pengujian hipotesis pertama dan kedua menunjukkan bahwa secara bersama-sama penyuluhan, pelayanan, pemeriksaan dan tingkat pemahaman berpengaruh positif terhadap kepatuhan wajib pajak orang pribadi. Berdasarkan hasil uji F dan uji t di atas menunjukkan bahwa penyuluhan, pelayanan, pemeriksaan dan tingkat pemahaman wajib pajak secara simultan maupun parsial mempunyai pengaruh signifikan terhadap kepatuhan wajib pajak orang pribadi, sehingga dapat disimpulkan bahwa hipotesis pertama dan kedua telah dapat dibuktikan dalam penelitian ini. Hasil pengujian hipotesis ketiga menunjukkan bahwa variabel tingkat pemahaman wajib pajak mempunyai pengaruh dominan terhadap kepatuhan wajib pajak orang pribadi di KPP Pratama Malang Utara. Dengan menggunakan Unstandardized Coefficients terlihat bahwa variabel tingkat pemahaman wajib pajak (X4) memiliki nilai koefisien regresi (B) lebih besar (>) jika dibandingkan koefisien regresi variabel penyuluhan, variabel pelayanan dan variabel pemeriksaan (X3). Hasil dari analisis tersebut menunjukkan bahwa hipotesis ketiga terbukti dan variabel tingkat pemahaman wajib pajak berpengaruh paling signifikan terhadap kepatuhan wajib pajak orang pribadi.