Date: 06-12-2019 Digital Publication Services : OSREL | JABM | JAM | ABMR | ABMCS

ANALISIS KINERJA KEUANGAN PERUSAHAAN DENGAN MENGGUNAKAN METODE ECONOMIC VALUE ADDED (EVA) DAN METODE MARKET VALUE ADDED (MVA) PADA PERUSAHAAN GO PUBLIC YANG LISTING DI BURSA EFEK INDONESIA (BEI)

Detail
Author Fani Christiani A.2010.1.31338
Category Akuntansi Keuangan dan Auditing

Abstract

Kinerja keuangan merupakan alat pengukur tingkat keberhasilan manajemen dalam pengelolaan keuangan melalui aktivitas-aktivitas perusahaan untuk menghasilkan keuntungan yang dapat diukur perkembangannya dengan mengadakan analisis terhadap data-data keuangan yang tercermin dalam laporan keuangan. Penilaian kinerja keuangan dalam penelitian ini menggunakan analisis metode Economic Value Added (EVA) dan Market Value Added (MVA) yang dinilai lebih efektif dibandingkan dengan menggunakan analisis pada umumnya yang sering digunakan oleh perusahaan-perusahaan yaitu analisis rasio. Metode EVA dalam perhitungannya mengikutsertakan seluruh biaya modal setelah laba bersih setelah pajak. Sedangkan metode MVA menjelaskan nilai EVA yang diharapkan oleh perusahaan atau metric kekayaan yang mengukur nilai perusahaan dari waktu ke waktu. Penelitian dengan metode EVA dan MVA ini dilakukan pada 3 perusahaan rokok selama 3 periode yaitu tahun 2010-2012 pada PT Bentoel Internasional Investama Tbk, PT Gudang Garam Tbk, PT Hanjaya Mandala Sampoerna Tbk. Penelitian ini menjelaskan EVA selama 3 periode yaitu tahun 2010-2012 pada PT Bentoel Internasional Investama Tbk mengalami fluktuasi, PT Gudang Garam Tbk mengalami penurunan selama 3 tahun berturut-turut, dan PT Hanjaya Mandala Sampoerna Tbk mengalami kenaikan selama 3 tahun berturut-turut. Tetapi walaupun mengalami fluktuasi pada PT Bentoel Internasional Investama Tbk dan penurunan selama 3 tahun pada PT Gudang Garam Tbk hasil EVA tersebut masih menunjukkan angka yang positif. Secara keseluruhan EVA masing-masing perusahaan selama 3 periode yaitu tahun 2010-2012 disimpulkan bahwa perusahaan-perusahaan tersebut sudah menunjukkan kinerja keuangan yang baik dan mampu memberikan nilai tambah ekonomis karena EVA > 0. Penelitian ini juga menjelaskan MVA selama 3 periode yaitu tahun 2010-2012 pada PT Bentoel Internasional Investama Tbk mengalami penurunan selama 3 tahun berturut-turut, PT Gudang Garam Tbk mengalami fluktuasi,dan PT Hanjaya Mandala Internasional Investama Tbk mengalami kenaikan selama 3 tahun berturut-turut. Tetapi walaupun mengalami peurunan selama 3 tahun pada PT Bentoel Internasional Investama Tbk dan fluktuasi pada PT Gudang Garam Tbk hasil MVA tersebut masih menunjukkan angka positif. Secara keseluruhan MVA masing-masing perusahaan selama 3 periode yaitu tahun 2010-2012 disimpulkan bahwa perusahaan-perusahaan tersebut sudah menunjukkan kinerja keuangan yang baik dan mampu memberikan nilai tambah pasar karena MVA > 0.