Date: 01-12-2021 Digital Publication Services : OSREL | JABM | JAM | ABMR | ABMCS

ANALISIS PENGARUH GAYA KEPEMIMPINAN SITUASIONAL KEPALA SEKOLAH TERHADAP KINERJA GURU SMP NEGERI I SUMBERREJO BOJONEGORO

Detail
Author Freddy Hafis Prasetya Arisaputra
Category Manajemen Sumber Daya Manusia

Abstract

Kepala sekolah sebagai pimpinan tertinggi di sekolah yang sangat berpengaruh dan menentukan kemajuan sekolah harus memiliki kemampuan administrasi, memiliki komitmen tinggi, dan luwes dalam melaksanakan tugasnya. Sukses tidaknya pendidikan dan pembelajaran di sekolah sangat dipengaruhi oleh kemampuan kepala sekolah dalam mengelola setiap komponen sekolah (who is behind the school ). Sebagai pimpinan maka Kepala Sekolah harus dapat menerapkan gaya kepemimpinan dengan tepat agar dapat mencapai tujuan sekolah yang telah ditetapkan. Salah satu gaya kepemimpinan yang dapat diterapkan adalah gaya kepemimpinan situasional yang diberdasarkan tingkat kematangan bawahan, meliputi : telling, selling, participating delegating. Kepala sekolah sebagai pimpinan tertinggi di sekolah yang sangat berpengaruh dan menentukan kemajuan sekolah harus memiliki kemampuan administrasi, memiliki komitmen tinggi, dan luwes dalam melaksanakan tugasnya.Tujuan penelitian ini adalah untuk untuk mengetahui pengaruh gaya kepemimpinan situasional meliputi telling, selling, participating dan delegating baik secara simultan maupun parsial terhadap kinerja guru dan untuk mengetahui variable gaya kepemimpinan situasional meliputi telling, selling, participating dan delegating yang dominan berpengaruh terhadap kinerja guru. Populasi adalah guru SMP Negeri I Sumberrejo Bojonegoro 41 orang (guru tetap 35 orang dan guru tidak tetap 6 orang). Teknik analisis yang digunakan adalah regresi berganda dengan uji signifikan F dan t. Dari hasil analisis regresi berganda dapat ditarik kesimpulan: gaya kepemimpinan telling berpengaruh positif terhadap kinerja guru, gaya kepemimpinan selling berpengaruh positif terhadap kinerja guru, gaya kepemimpinan participating berpengaruh positif terhadap kinerja guru, gaya kepemimpinan delegating berpengaruh positif terhadap kinerja guru. Secara parsial peubah gaya kepemimpinan situasional yang terdiri dari gaya kepemimpinan telling, gaya kepemimpinan selling, gaya kepemimpinan participating dan gaya kepemimpinan delegating memiliki pengaruh signifikan terhadap kinerja guru. Hipotesis I diterima, (F hitung = 27.983 adalah lebih besar dari F tabel = 2,63 pada p = 0,000) berarti gaya kepemimpinan telling, gaya kepemimpinan selling, gaya kepemimpinan participating dan gaya kepemimpinan delegating secara simultan mempunyai pengaruh terhadap kinerja guru. Besarnya sumbangan gaya kepemimpinan telling, gaya kepemimpinan selling, gaya kepemimpinan participating dan gaya kepemimpinan delegating terhadap kinerja guru sebesar 75.7% dan sisanya 24.3% dipengaruhi oleh peubah bebas lain yang tidak diteliti. Gaya kepemimpinan delegating yaitu sebesar 0,398 jadi peubah bebas yang dominan berpengaruh terhadap kinerja guru adalah Gaya kepemimpinan delegating. Dengan demikian hipotesis II yang dikemukakan dapat diterima.