Date: 01-12-2021 Digital Publication Services : OSREL | JABM | JAM | ABMR | ABMCS

PENGARUH MOTIVASI TERHADAP PRESTASI KERJA KARYAWAN PADA PERUSAHAAN ROTI MATAHARI PASURUAN

Detail
Author Vionita Dhea Priscella
Category Manajemen Sumber Daya Manusia

Abstract

Gerak langkah dunia usaha dewasa ini diwarnai oleh persaingan yang semakin ketat, sehingga setiap perusahaan yang ingin bertahan dan berkembang harus meningkatkan efisiensi dan produktifitas sumber daya yang dimilikinya termasuk sumber daya menusia (SDM) serta sistem pengelolaannya. Potensi tenaga kerja sangan dibutuhkan oleh perusahaan untuk meningkatkan hasil produksi baik segi kualitatif maupun kuantitatif serta dapat menguasai pasar yang lebih luas. Tetapi untuk mencapai semua itu bukanlah pekerjaan yang mudah. Hal seperti itu yang dialami oleh “Perusahaan Roti Matahari” yang berlokasi di Pasuruan ternyata menghadapi masalah yaitu perusahaan belum bisa memahami keinginan, kebutuhan dan perilaku seluruh karyawan dan pencapaian target produksi belum sesuai dengan yang diharapkan perusahaan. Masalah tersebut disebab kan oleh kurang adanya motivasi bagi karyawan. Atas dasar latar belakang masalah tersebut, peneliti berusaha meneliti sejauh mana faktor motivasi berpengaruh terhadap prestasi kerja karyawan pada “Perusahaan Roti Matahari” sehingga nantinya peneliti bisa mengetahui hubungan dan pengeruh motivasi kerja karyawan dan mendapat gambaran mengenai faktor-faktor yang dapat memengaruhi prestasi kerja karyawan. Dalam model teori dijelaskan bahwa pengelolaan sumber daya manusia yang berkualitas dipengaruhi oleh faktor ektern dan faktor intern. Dari masing-masing faktor tersebut dibagi lagi menjadi beberapa item yaitu faktor intern terdiri dari presepsi, motivasi, tanggung jawab, sikap, personalitas, dan harapan. Sedangkan faktor ekstern terdiri dari lingkungan kerja, upah, pengembangan diri, kebijaksanaan, penghargaan dan fasilitas kesehatan dan keselamatan kerja. Dari model teori tersebut dapat dibuat suatu model konsep lalu dilanjutkan dengan model hipotesis. Atas dasar model hipotesis tersebut dapat dirumuskan hipotesisnya sebagai berikut (1) hipotesis I diduga secara bersama-sama ada hubungan dan pengaruh antara upah dan insentif (X1), kondisi fisik tempat kerja (X2), ekspektansi/harapan (X3) dan kesehatan dan keselamatan kerja (X4) terhadap prestasi kerja (Y), (2) hipotesis II diduga peubah upah dan intensif (X1) mempunyai pengaruh yang paling dominan terhadap prestasi kerja. Dalam skripsi ini peneliti menggunakan analisis uji korelasi berganda, uji regresi berganda serta dilengkapi dengan iji validitas dan reabilitas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa koefisien korelasi berganda (R) sebesar (R) sebesar 0,892 yang berarti bahwa varaibel Gaji dan insentif (X1), Kondisi fisik tempat kerja (X2), Ekspektasi/Harapan (X3), dan Kesehatan dan Keselamatan kerja (X4), secara simultan mempunyai hubungan yang kuat terhadap Prestasi Kerja (Y). Koefisien determinasi (R˛) sebesar 0,795 artinya 79,5% prestasi kerja karyawan mampu dijelaskan oleh variabel Gaji dan insentif (X1), Kondisi fisik tempat kerja (X2), Ekspektasi/Harapan (X3), Kesehatan dan Keselamatan kerja (X4), dan sisanya yang 20,5% mampu dijelaskan oleh variabel lain yang tidak termasuk dalam variabel yang diteliti.