Date: 26-05-2019 Digital Publication Services : OSREL | JABM | JAM | ABMR | ABMCS

PENERAPAN METODE ANALISIS BALANCE SCORECARD SEBAGAI ALAT MENINGKATKAN KINERJA PERUSAHAAN

Detail
Author Adi Susilo
Category Akuntansi Manajemen dan SIA

Abstract

Dalam persaingan dunia bisnis yang sangat dinamis, perusahaan dituntut untuk mampu bertahan di dalam persaingan yang sangat dinamis. Inovasi harus dilakukan oleh perusahaan agar mampu bersaing di pasar dan mampu merebut pasar yang sangat tinggi persaingannya. Di dalam persaingan yang dinamis inilah suatu pengukuran kinerja sangat dibutuhkan oleh perusahaan untuk mengevaluasi kinerjanya, kinerja keuangan saja belum cukup untuk mengukur kinerja perusahaan secara keseluruhan. Balance scorecard yang diperkenalkan oleh Robert S. Kaplan dan David C. Norton merupakan system pengukuran kinerja yang mengukur aspek keuangan dan non-keuangan. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui bagaimana penerapan balance scorecard mampu meningkatkan kinerja perusahaan. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kualitatif dengan pendekatan studi kasus pada PT. Mitra Pinasthika Mulia. Data diperoleh melalui observasi pada perusahaan. Variabel yang digunakan adalah kinerja perusahaan sebagai variable tetap (Y), dan balance scorecard sebagai variable bebas (X). Analisis yang digunakan adalah, analisis empat perspektif balance scorecard dan analisis hubungan ke-empat perspektif balance scorecard. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa penerapan empat perspektif balance scorecard yaitu perspektif keuangan yang diukur berdasarkan ROI, ROE, ROA, NPM dan volume penjualan, perspekif konsumen diukur dengan tingkat kepuasan pelanggan, prspektif proses bisnis internal dengan proses inovasi, operasional, dan layanan purna jual, dan perspektif pembelajaran dan pertumbuhan dengan tingkat sumber daya yang dimiliki oleh perusahaan adalah mampu memberikan dampak terhadap peningkatan kinerja perusahaan. Dengan hubungan antar ke-empat perspektif balance scorecard memiliki hubungan satu sama lain yang memberikan dampak terhadap peningkatan kinerja perusahaan secara kuangan sebagai tujuan utama perusahaan.