Date: 06-12-2019 Digital Publication Services : OSREL | JABM | JAM | ABMR | ABMCS

PENGARUH TINGKAT KESULITAN KEUANGAN (FINANCIAL DISTRESS) PERUSAHAAN TERHADAP KONSERVATISME AKUNTASI PADA PERUSAHAAN YANG TERDAFTAR DI BURSA EFEK INDONESIA (BEI)

Detail
Author IKE RESTU PRAHARA
Category Akuntansi Manajemen dan SIA

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui adanya pengaruh tingkat kesulitan keuangan perusahaan terhadap tingkat konservatisme akuntansi. Dalam menentukan kondisi kesulitan keuangan perusahaan peneliti menggunakan analisis rasio keuangan yaitu rasio profit margin, financial leverage, rasio likuiditas dan sales growth to total assets. Penelitian ini mengacu pada hasil penelitian yang dilakukan oleh Eko Widodo (2005), Nathania Pramudhita (2012), Ludri Ani Ningsih (2011) dan Luciana Spicca (2003). Variabel yang digunakan dalam penelitian ini adalah profit margin, financial leverage, likuiditas, sales growth to total assets dan konservatisme akuntansi. Populasi dalam penelitian ini adalah perusahaan manufaktur dan jasa non banking dan non lembaga keuangan lainnya yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia tahun 2010 - 2012. Pemilihan sampel dalam penelitian ini menggunakan metode purposive sampling. Kemudian dari kriteria yang ditetapkan terpilih 34 perusahaan sebagai sampel, dengan kategori 1 untuk perusahaan konservatif dan 2 untuk perusahaan tidak konservatif. Hasil penelitian dengan menggunakan logistic regression menunjukkan bahwa rasio profit margin tidak bepengaruh terhadap konservatisme akuntansi dengan nilai probabilitas sebesar 0,671. Financial leverage tidak berpengaruh terhadap konservatisme akuntansi dengan nilai probabilitas sebesar 0,441. Likuiditas tidak berpengaruh terhadap konservatisme akuntansi dengan nilai probabilitas 0,513. Sedangkan sales growth to total assets berpengaruh terhadap konservatisme akuntansi dengan nilai probabilitas sebesar 0,045. Hasil penelitian ini menyimpulkan bahwa tingkat pertumbuhan perusahaan yang menurun menandakan perusahaan tersebut sedang mengalami kesulitan keuangan dan cenderung melakukan tindakan konservatisme.