Date: 07-12-2019 Digital Publication Services : OSREL | JABM | JAM | ABMR | ABMCS

PATH ANALYSIS UNTUK MENGETAHUI PENGARUH GAYA KEPEMIMPINAN KHARISMATIK DAN KOMUNIKASI INTERNAL TERHADAP KINERJA KARYAWAN MELALUI MOTIVASI KERJA (Studi Pada PT Tirta Mapan Sentosa Prigen)

Detail
Author Stella Gabrielle Harnas
Category Manajemen Sumber Daya Manusia

Abstract

Penelitian ini dilakukan pada karyawan PT. Tirta Mapan Sentosa, sebuah perusahaan air mineral beroksigen yang berada di Dusun Wonosalam, Candi Jawi, Prigen, Jawa TImur. Teknik analisis data pada penelitian ini menggunakan Analisis Jalur (Path Analysis) dengan tujuan menganalisis hubungan antar variabel guna mengetahui ada tidaknya pengaruh langsung dan tidak langsung variabel bebas terhadap variabel terikat. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh langsung antara gaya kepemimpinan kharismatik dan komunikasi internal terhadap kinerja karyawan, dan untuk mengetahui pengaruh tidak langsung antara gaya kepemimpinan kharismatik dan komunikasi internal terhadap kinerja karyawan melalui motivasi kerja. Populasi dalam penelitian ini adalah karyawan PT. Tirta Mapan Sentosa Prigen sebuah perusahaan air mineral beroksigen yang berjumlah 102 orang. Jumlah sampel yang digunakan dalam penelitian ini adalah sebanyak 56 responden karyawan PT. Tirta Mapan Sentosa Prigen. Pengambilan sampelnya dengan menggunakan teknik simple random sampling yaitu teknik pengambilan sampel yang diambil secara acak. Hasil pengujian statistik membuktikan terdapat pengaruh langsung gaya kepemimpinan kharismatik terhadap kinerja karyawan dengan koefisien jalur sebesar 0,260 dan secara statistik signifikan pada level ? = 0,05 yang ditunjukkan dengan nilai signifikan t sebesar 0,020 (lebih kecil dari ? = 0,05). Hasil penelitian membuktikan bahwa terdapat pengaruh langsung komunikasi internal terhadap kinerja karyawan dengan koefisien jalur sebesar 0,444 dan secara statistik signifikan pada level ? = 0,05 yang ditunjukkan dengan nilai signifikan t sebesar 0,000 (lebih kecil dari ? = 0,05). Hasil penelitian membuktikan secara langsung variabel gaya kepemimpinan kharismatik mempunyai koefisien beta (?) 0,260 lebih besar dibandingkan pengaruh secara tidak langsung gaya kepemimpinan kharismatik terhadap kinerja karyawan melalui motivasi kerja yakni sebesar 0,066. Hasil ini menunjukkan bahwa variabel motivasi kerja belum mampu memediasi hubungan antara gaya kepemimpinan kharismatik terhadap kinerja karyawan. Hasil penelitian membuktikan secara langsung variabel komunikasi internal mempunyai koefisien beta (?) 0,444 lebih besar dibandingkan pengaruh secara tidak langsung komunikasi internal terhadap kinerja karyawan melalui motivasi kerja yakni sebesar 0,112. Hasil ini menunjukkan bahwa variabel motivasi kerja belum mampu memediasi hubungan antara komunikasi internal terhadap kinerja karyawan.