Date: 02-12-2020 Digital Publication Services : OSREL | JABM | JAM | ABMR | ABMCS

Komparasi kinerja keuangan bank syariah dan bank konvensional terhadap harga saham bank yang listing di bursa efek indonesia Periode 2012-2015

Detail
Author FRANGKY YALIS FUY
Category Manajemen Perbankan

Abstract

Penelitian ini betujuan untuk melakukan perbandingan kinerja keuangan Bank Syariah dengan Bank Konvensional di Indonesia pada periode 2012-2015 dengan menggunakan rasio keuangan. Rasio keuangan yang digunakan terdiri dari CAR, NPL, LDR, dan ROA. Data yang digunakan dalam penelitian ini diperoleh dari Laporan Keuangan Publikasi Bank tahun 2012 hingga 2015 yang diterbitkan oleh masing-masing bank yang bersangkutan yang juga terdaftar di Bursa Efek Indonesia. Setelah melewati tahap purposive sample, maka sampel yang layak digunakan sebanyak 8 sampel, 4 Bank Syariah (Bank BRI Syariah, Bank BNI Syariah, Bank Syariah Mandiri dan Bank Muamalat Indonesia), dan 4 Bank Konvensional (Bank BRI, Bank BNI, Bank BTN, dan Bank Mandiri). Teknik analisis yang digunakan untuk melihat perbandingan kinerja keuangan Bank Syariah dengan Bank Konvensional adalah metode Uji Asumsi Klasik, Uji Regresi Berganda, Uji Hipotesis (Uji T dan Uji F), dan Uji Independent sample t-test. Analisis yang dilakukan menunjukkan bahwa semua sampel bank terbebas dari penyakit asumsi klasik. Dari Uji Regresi berganda menunjukan bahwa adanya pengaruh yang signifikan ketika adanya kanikan rasio keuangan 1 satuan maka diikuti dengan kenaikan harga saham sesuai dengan hasil perhitungan yang telah disajikan dalam penelitian ini. Dari Uji F menunjukan bahwa secara simultan (bersama) variabel bebas (CAR, NPL, LDR dan ROA) mempunyai pengaruh yang signifikan terhadap variabel terikat Y (Harga Saham). Dari Hasil Uji T menunjukan bahwa secara pasrian(sendiri), masing-masing variabel bebas(CAR, NPL, LDR dan ROA) memiliki pengaruh yang signifikan terhadap vaiabel terikat Y(Harga Saham). Kemudian pada Uji Independent sample t-tes menunjukan bahwa tidak terdapat perbedaan yang signifikan untuk rasio CAR, LDR dan NPL. Namun pada rasio ROA terdapat perbedaan antara bank syariah dan bank konvensioal. Bank Syariah memiliki kinerja yang berbeda dengan Bank Konvensional. Dengan demikian dapat ditarik kesimpulan bahwa terdapat perbedaan kinerja keuangan antara bank syariah dan bank konvensional.