Date: 23-11-2020 Digital Publication Services : OSREL | JABM | JAM | ABMR | ABMCS

ANALISIS PERBANDINGAN KINERJA KEUANGAN PERUSAHAAN SEBELUM DAN SESUDAH PENERAPAN IFRS (STUDI PADA PERUSAHAAN MANUFAKTUR YANG TERDAFTAR DI BEI)

Detail
Author Muhammad Mahdi
Category Akuntansi Keuangan dan Auditing

Abstract

IFRS merupakan sebuah standar global yang bertujuan untuk menyelaraskan laporan keuangan di tiap-tiap negara. Pada 1 Januari 2012, perusahaan-perusahaan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia diwajibkan menggunakan PSAK yang berbasis IFRS sebagai pedoman penyusunan laporan keuangan. Perubahan dalam standar penyusunan laporan keuangan beresiko membawa dampak pada kinerja keuangan perusahaan. Kinerja keuangan perusahaan dapat dilihat menggunakan rasio-rasio. Penelitian ini bertujuan untuk menguji secara empiris perbedaan kinerja keuangan sebelum dan sesudah penerapan IFRS. Rasio keuangan yang digunakan adalah current ratio untuk rasio likuiditas, debt to assets ratio untuk rasio solvabilitas dan return on assets untuk rasio profitabilitas. Data penelitian ini berupa laporan keuangan tahunan perusahaan manufaktur yang terdaftar di BEI pada periode amatan yaitu 2010-2015. Metode pengambilan sampel menggunakan metode purposive sampling. Sampel yang digunakan berjumlah 20 perusahaan manufaktur yang terdaftar di BEI. Teknik analisis data penelitian ini menggunakan statistik deskriptif, uji kolmogrov-smirnov dan uji T test paired menggunakan program SPSS versi 19. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan antara current ratio, debt to assets ratio dan return on assets sebelum dan sesudah penerapan IFRS.