Date: 04-08-2020 Digital Publication Services : OSREL | JABM | JAM | ABMR | ABMCS

PENGARUH MODAL KERJA DAN LIKUIDITAS TERHADAP PROFITABILITAS PADA PERUSAHAAN MAKANAN DAN MINUMAN YANG TERDAFTAR DI BURSA EFEK INDONESIA

Detail
Author RIA AMELIA
Category Akuntansi Keuangan dan Auditing

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk (1) mengetahui apakah modal kerja dan likuiditas secara simultan berpengaruh terhadap profitabilitas pada Perusahaan Makanan dan Minuman yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) dan (2) untuk mengetahui apakah modal kerja dan likuiditas secara parsial berpengaruh terhadap profitabilitas pada Perusahaan Makanan dan Minuman yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI). Pada penelitian ini, modal kerja diproksikan pada Current Assets to Total Assets Ratio dan Working Capital Turnover yang mempengaruhi profitabilitas (ROI), sedangkan untuk likuiditas diproksikan pada current ratio (CR) dan cash ratio (CsR). Populasi penelitian ini adalah perusahaan makanan dan minuman di BEI periode tahun 2011-2014 dan dipilih 14 perusahaan dengan pertimbangan tersebut diantaranya adalah: (1) listing berturut-turut dari tahun 2011 2014; (2) data yang dibutuhkan tersedia; (3) bulan tutup buku per 31 Desember . Alat analisis yang digunakan adalah regresi linier berganda dengan uji signifikan F dan uji t. Dari hasil analisis (1) secara bersama-sama (simultan) Current Assets to Total Assets Ratio, Working Capital Turnover, Current Ratio (CR), Cash Rasio/CsR berpengaruh signifikan terhadap Return On Investment pada Perusahaan Makanan dan Minuman (F hitung = 8.182 > F tabel = 2,54). (2) Variabel Current Assets to Total Assets Ratio, Working Capital Turnover , Current Ratio (CR), Cash Rasio/CsR secara simultan dapat menjelaskan 37.3% variasi besarnya perubahan Return On Investment pada Perusahaan Makanan dan Minuman, sedangkan perubahan Return On Investment yang lain dipengaruhi oleh variabel lain yang tidak diteliti yaitu sebesar 62.7%. Dari hasil uji secara parsial, disimpulkan bahwa (1) Current Assets to Total Assets Ratio berpengaruh signifikan positif terhadap Return On Investment, (2) Working Capital Turnover berpengaruh signifikan positif terhadap Return On Investment, (3) Current Ratio (CR) berpengaruh signifikan negative terhadap Return On Investment, (4) Cash Rasio/CsR berpengaruh signifikan positif terhadap Return On Investment.