Date: 02-12-2020 Digital Publication Services : OSREL | JABM | JAM | ABMR | ABMCS

ANALISA RASIO KEUANGAN UNTUK MENILAI KINERJA KEUANGAN PADA PERUSAHAAN ROKOK YANG TERDAFTAR DI BURSA EFEK INDONESIA TAHUN 2012-2014

Detail
Author FRANKY WIJAYA
Category Manajemen Perbankan

Abstract

Penilaian kinerja suatu perusahaan sangat penting, baik bagi pihak intern maupun ekstern perusahaan yang digunakan sebagai dasar pengambilan keputusan yang tepat mengenai kebijakan dalam bidang keuangan perusahaan dimasa yang akan datang. Penilaian ini dapat dilakukan dengan menggunakan analisa laporan keuangan yang salah satunya adalah analisa rasio keuangan. Hasil analisa rasio ini akan menunjukkan kinerja yang telah dicapai pada periode tertentu yang dapat digunakan sebagai salah satu dasar pengambilan kebijakan perusahaan di masa yang akan datang. Analisa rasio keuangan yang digunakan dalam penelitian ini terdiri dari rasio likuiditas,rasio aktifitas, rasio solvabilitas, dan rasio profitabilitas. Analisa Laporan Keuangan dilakukan dengan cara membandingkan rasio-rasio keuangan yang terbaik dari 4 perusahaan rokok dalam jangka waktu 3 tahun yaitu 2012-2014. Penelitian ini dilakukan pada empat perusahaan rokok yang go public di Bursa Efek Indonesia yaitu PT HM. Samporna Tbk , PT Bentoel Investama Tbk, PT Gudang Garam Tbk, dan PT Wismilak Inti Makmur Tbk. Hasil penelitian menunjukkan bahwa PT HM. Sampoerna merupakan perusahaan yang terbaik dibandingkan dengan ke 3 Perusahaan rokok yang ada dan mendapatkan point terbanyak pada 2 rasio dari 4 rasio keuangan yang ada yaitu Rasio aktifitas meliputi Fixed Asset Turn Over dan Total Asset Turn Over Ratio ini berarti PT HM Sampoerna sangat efektif dalam menggunakan asetnya dan yang terakhir adalah rasio profitabilitas meliputi Gross Profit Margin, Operating Profit Margin, Net Profit Margin, dan ROI semua memiliki point yang tinggi. Ini berarti perusahaan sudah mampu mendapatkan laba yang maksimal dari kegiatan penjualan,kas,modal, jumlah karyawan,jumlah cabang dan sebagainya.