Date: 08-08-2020 Digital Publication Services : OSREL | JABM | JAM | ABMR | ABMCS

ANALISIS KEBANGKRUTAN PERUSAHAAN ANGGOTA ASEAN MENUJU ERA MEA DENGAN MENGGUNAKAN METODE ALTMAN PADA PERUSAHAAN GO PUBLIK OTOMOTIF YANG TERDAFTAR DI BURSA EFEK INDONESIA, MALAYSIA, SINGAPURA, DAN THAILAND

Detail
Author AYURA CYNTHIA PERSIJN
Category Akuntansi Manajemen dan SIA

Abstract

Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui prediksi kebangkrutan di era menjelang MEA menggunakan metode Altman Z-score pada PT. Astra Internasional, APM Automotive, Elektromotive Group dan Thai Rung Company periode 20012-2014. MEA 2015 merupakan wujud kesepakatan dari negara-negara ASEAN untuk membentuk suatu kawasan bebas perdagangan dalam rangka meningkatkan daya saing ekonomi dengan menjadikan ASEAN sebagai basis produksi otomotif dunia serta menciptakan pasar regional di Asia Tenggara. Penelitian ini menggunakan metode purposive sampling dengan kriteria pemilihan sampel ditentukan oleh peneliti serta data sekunder laporan keuangan tahunan periode 2012-2014 yang berasal dari bursa efek negara Indonesia, Malaysia, Singapura dan Thailand. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perusahaan PT. Astra Internasional berada di posisi grey area dengan kondisi penjualan mengalami penurunan selama tahun 2012-2013. APM Automotive Malaysia tahun 2014 berada di posisi grey area ditunjukkan dengan beban hutang yang besar dibandingkan tahun sebelumnya. Elektromotive Group mengalami posisi bangkrupt pada tahun 2013 dikarenakan penurunan dalam penggunaan laba ditahan sebagai sumber dana dalam pengadaan aktiva. Sehingga perusahaan tidak mengalami perkembangan usaha di bidang aktivanya. Thai Rung Company mengalami kondisi grey area pada tahun 2012 dan 2014 masalah keuangan yang paling menonjol adalah naik-turunnya harga dan peredaran saham, efek dari melambatnya produksi dan penjualan dalam negeri sebagai akibat dari situasi ekonomi.