Date: 29-03-2020 Digital Publication Services : OSREL | JABM | JAM | ABMR | ABMCS

Daya Tarik Yang Mempengaruhi Konsumen Dalam Melakukan Keputusan Impulse Buying Terhadap Produk Kosmetik Online

Detail
Author Claudia Intan Permatasari
Category Manajemen Pemasaran

Abstract

Perkembangan teknologi informasi yang sangat pesat termasuk internet ternyata membawa dampak yang besar bagi segala aspek, tidak terkecuali perkembangan dunia bisnis dan pemasaran. Sekarang sudah banyak orang yang memanfaatkan internet sebagai media pemasaran dan bisnis. Hal ini tidak aneh mengingat jumlah pengguna internet yang terus bertumbuh pesat dapat menjadi sebuah pasar yang potensial untuk dimasuki para pebisnis. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui daya tarik yang mempengaruhi konsumen dalam melakukan keputusan impulse buying terhadap produk kosmetik online. Penelitian ini menggunakan sampel sebanyak 90 responden, konsumen yang membeli produk kosmetik online. Sedangkan pengambilan sampel menggunakan teknik purposive sampling atau non probability sampling yang merupakan tipe pemilihan sampel secara acak yang diperoleh dengan menggunakan pertimbangan tertentu. Uji yang digunakan untuk menguji instrumen penelitian berupa uji validitas dan uji realibilitas. Uji hipotesis menggunakan uji F dan uji t.Hasil penelitian menunjukkan bahwa berdasarkan hasil analisis regresi berganda diperoleh persamaan: Y = 2,691 + 0,297X1 + 0,220X2 + 0,247X3 + 0,267X4. Variabel yang paling dominan mempengaruhi impulse buying adalah variabel kualitas pelayanan dengan koefisien sebesar 0,297. Nilai hasil Adjusted Rē (R Square) = 0,574 dapat dikatakan bahwa 57,4% impulse buying produk melalui online shop (Y) mampu dijelaskan oleh Kualitas pelayanan, Produk, Harga, Promosi dan sisanya yang 42,6% disebabkan oleh variabel lain yang tidak termasuk model dalam penelitian ini. Pengujian hipotesis menggunakan uji t menunjukkan bahwa peubah kualitas pelayanan, produk, harga dan promosi secara parsial mempunyai pengaruh signifikan terhadap impulse buying, uji yang digunakan uji t, apabila t hitung lebih besar dari t tabel atau signifikan (p) lebih kecil dari 0,05, maka keputusan terhadap Ho ditolak dan Ha diterima.