Date: 29-03-2020 Digital Publication Services : OSREL | JABM | JAM | ABMR | ABMCS

Analisis Rasio Keuangan dan Metode Z-Score Untuk Menilai Kinerja Keuangan serta Memprediksi Tingkat Kesehatan pada Perusahaan Manufaktur Indonesia (Studi Pada Industri Rokok yang Terdaftar Di BEI Periode 2013-2015)

Detail
Author Defi Ayu Nawang Wulan
Category Akuntansi Keuangan dan Auditing

Abstract

Industri manufaktur merupakan industri yang memiliki tingkat persaingan yang tinggi baik dari sector industri kecil, menengah, maupun besar. Hal ini menuntut masing-masing industri untuk dapat menjaga kelancaran dan kesehatan perusahaan agar dapat bersaing dan terus bertahan di tengah tingginya tingkat persaingan. Tujuan dari peneliti mengambil industry manufaktur pada perusahaan rokok go public yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) seperti Pt. Gudang Garam Tbk, Pt Hanjaya Mandala Sampoerna Tbk, Pt Wismilak Inti Makmur Tbk adalah untuk mengetahui kinerja keuangan perusahaan dengan menggunakan rasio dan z-score. Hasil penelitian ini adalah kinerja keuangan perusahan PT. Gudang Garam Tbk kurang baik. Hal ini dapat dilihat dari peningkatan laba perusahaan masih cukup rendah sedangkan tingkat hutang perusahaan terus mengalami kenaikan. Perusahaan disarankan agar meningkatkan kinerja perusahaan dengan memfokuskan evaluasi pada penggunaan biaya pada dan mengontrol hutang. PT. Hanjaya Mandala Sampoerna Tbk, cukup baik. Hal ini dibuktikan dari tahun 2013-2015 perusahaan sudah mampu secara maksimal menekan biaya-biaya. Disamping itu struktur modal perusahaan sudah tidak mengandalkan hutang. PT. Wismilak Inti Makmur Tbk kurang baik. Hal ini dibuktikan dari tahun 2013-2015, dimana perusahaan mengalami kemunduran dari tahun 2013 ke 2014. Pada tahun 2015 perusahaan dapat bangkit dengan meningkatkan laba perusahaan dan menekan pengeluaran biaya, serta menekan jumlah hutang yang dimiliki perusahaan. Perusahaan disarankan agar meningkatkan kinerja perusahaan dengan memfokuskan evaluasi pada penggunaan biaya pada perusahaan dan mengontrol hutang.