Date: 07-12-2019 Digital Publication Services : OSREL | JABM | JAM | ABMR | ABMCS

ANALISIS PENGARUH TINGKAT PEMAHAMAN AKUNTANSI BERBASIS AKRUAL BERDASARKAN LATAR BELAKANG PENDIDIKAN, SISTEM TEKNOLOGI INFORMASI AKUNTANSI, DAN PELATIHAN KERJA PADA KINERJA PENYUSUNAN LAPORAN KEUANGAN PEMERINTAH DAERAH (STUDI PADA SKPD DAN PPKD DI KABUPATEN BELU)

Detail
Author JANET PAULA DE JESUS
Category Manajemen Sumber Daya Manusia

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh dari pemahaman akuntansi berbasis akrual berdasarkan latar belakang pendidikan, sistem teknologi informasi akuntansi (STIA) dan pelatihan kerja pada kinerja penyusunan laporan keuangan pemerintah daerah di Kabupaten Belu. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif. Lokasi dalam penelitian ini adalah seluruh SKPD dan PPKD di lingkungan pemerintahan Kabupaten Belu, populasi sebanyak 45 SKPD dan 1 PPKD . Sampel yang digunakan di dalam penelitian ini adalah pegawai bagian keuangan yang terdiri dari bendahara penerimaan, bendahara pengeluaran dan pejabat penatausaha keuangan yang bertugas untuk menyusun laporan keuangan SKPD dan PPKD yaitu sebanyak 90 responden. Data yang digunakan adalah data primer dan data sekunder. Metode analisis data yang digunakan adalah metode analisis regresi linear berganda dengan bantuna SPSS versi 14.0. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa (1) latar belakang pendidikan berpengaruh signifikan terhadap kinerja penyusunan laporan keuangan pemerintah daerah dengan nilai signifikansi sebesar 0,035, (2) sistem teknologi informasi akuntansi berpengaruh signifikan terhadap kinerja penyusunan laporan keuangan pemerintah daerah dengan nilai signifikansi sebesar 0,029, (3) pelatihan kerja berpengaruh signifikan terhadap kinerja penyusunan laporan keuangan pemerintah daerah dengan nilai signifikansi sebesar 0,000, (4) secara simultan latar belakang pendidikan, sistem teknologi informasi akuntansi dan pelatihan kerja berpengaruh signifikan terhadap kinerja penyusunan laporan keuangan pemerintah daerah. Hasil koefisien determinasi sebesar 0,577, artinya kemampuan variabel independen dalam menjelaskan variabel dependen sebesar 57,7%, sedangkan sisanya 42,3% dipengaruhi oleh variabel lain yang tidak termasuk ke dalam penelitian ini.