Date: 11-12-2018 Digital Publication Services : OSREL | JABM | JAM | ABMR | ABMCS

Analisis Rasio Keuangan Model Altman Modifikasi untuk Memprediksi Financial Distress Perusahaan Manufaktur(Studi Kasus pada Perusahaan Manufaktur yang Terdaftar di Bursa Efek Indonesia(BEI) Tahun 2014-2016)

Detail
Author Faikhotul Hasanah
Category Akuntansi Keuangan dan Auditing

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis Rasio Keuangan Model Altman Modifikasi untuk Memprediksi Financial Distress Perusahaan Manufaktur.Pada analisis rasio keuangan serta prediksi kebangkrutan dengan menggunakan Z Score dari tahun 2014 sampai 2016. Rasio likuiditas yang dihitung dengan menggunakan current ratio mengalami fluktuasi. Rasio aktivitas yang terdiri dari total asset turn over menunjukkan penurunan. Rasio solvabilitas yang terdiri dari debt to total assets ratio dan debt to menunjukkan peningkatan. Rasio profiitabilitas yang terdiri dari profit margin, return on assets menunjukkan penurunan. Dari analisis Z-Score menunjukkan bahwa PT.Arpeni Pratama Oceanline Tbk selama tiga tahun berturut-turut terhitung sejak tahun 2014 sampai dengan 2016 termasuk dalam klasifikasi kondisi rawan bangkrut. Sejalan dengan PT Merck Sharp Dohme pharma Tbk selama tiga tahun berturut-turut mempunyai nilai Z-Score yang berfluktuasi. Kondisi ini dilihat sejak tahun 2014 sampai dengan 2016 dari perhitungan total 1,1 ? Z ? 2,60 yaitu sebesar -85,5904 pada tahun 2014, 54,44208 pada tahun 2015, dan 43,07908 pada tahun 2016. Rasio-rasio keuangan yang terdiri dari rasio likuiditas, aktivitas, solvabilitas, profitabilitas, serta model Z-Score cukup memadai untuk memprediksi kebangkrutan (financial distress) yang akan dialami perusahaan, sehingga pihak-pihak yang berkepentingan dengan perusahaan dapat mengambil kebijakan dan keputusan yang sesuai dengan kondisi perusahaan.