Date: 23-06-2018 Digital Publication Services : OSREL | JABM | JAM | ABMR | ABMCS

List of ABMR, Volume 3 No. 2, 2014

87 Results 1 2 3 4 5 6 7 8 9

Sistem Informasi Akuntansi Dalam Penerapan Personnel Control dan Cultural Control Dalam Upaya Meningkatkan Kinerja dan Sistem Penggajian di UD Any Pelaihari
OKTAVIA YOSSY CARLA SISYLIA

ANALISIS PENGARUH KOMPONEN ARUS KAS DAN LABA AKUNTANSI TERHADAP RETURN SAHAM PADA PERUSAHAAN PROPERTY DAN REAL ESTATE DI BURSA EFEK INDONESIA
Arip Wahyudi

ANALISIS EFEKTIVITAS SISTEM INFORMASI AKUNTANSI PENGGAJIAN KARYAWAN (Studi Kasus di PT. JAPFA COMFEED INDONESIA,Tbk)
SAMUEL YUNIANTO SETIAWAN

PENGARUH KUALITAS PRODUK, FITUR PRODUK, DAN DESAIN PRODUK TERHADAP KEPUTUSAN PEMBELIAN HANDPHONE MEREK SAMSUNG (JENIS ANDROID) DI STIE MALANGKUCECWARA MALANG
Ayu Mei Wahyuni

PENGARUH FAKTOR FUNDAMENTAL TERHADAP HARGA SAHAM PERUSAHAAN YANG TERDAFTAR SECARA KONSISTEN DALAM TIGA INDEKS BEI
Rizka Ratna Sari Sudarno

PENGARUH BRAND IMAGE TERHADAP KEPUTUSAN PEMBELIAN LAMPU PHILIPS DI TOKO “JAYA SAKTI 2” MALANGBrand images menjadi sangat penting diperhatikan perusahaan, karena melalui brand images yang baik, maka dapat menimbulkan nilai emosional pada diri konsumen, dimana akan timbul perasaan positif (positive feeling) pada saat membeli atau menggunakan merek tertentu. Demikian sebaliknya apabila suatu merek memiliki citra (image) yang buruk di mata konsumen, kecil kemungkinan konsumen untuk membeli produk tersebut. Citra merek dapat dijabarkan menjadi 3 sub citra pendukung: citra dari pembuat produk/jasa atau citra perusahaan; citra pemakai; dan citra produk/jasa itu sendiri). Citra perusahaan (corporate image) merupakan sekumpulan asosiasi yang dipersepsikan konsumen terhadap perusahaan yang membuat suatu produk atau jasa, dalam hal ini adalah Philips Lighting Indonesia sebagai produsen lampu Philips yang ada di Indonesia. Citra pemakai (user image) merupakan sekumpulan asosiasi yang dipersepsikan konsumen terhadap pemakai yang menggunakan suatu barang atau jasa, dalam hal ini adalah pemakai lampu Philips. Citra produk (product image) merupakan sekumpulan asosiasi yang dipersepsikan konsumen terhadap suatu produk, Tujuan penelitian mengetahui pengaruh brand image meliputi citra perusahaan, citra pemakai dan citra produk berpengaruh secara simultan maupun parsial terhadap keputusan pembelian Lampu Philips. Populasinya pada penelitian ini adalah pelanggan Lampu Phillips di Toko Jaya Sakti 2 Malang sebanyak 350 orang dan diambil 53 orang sebagai sampel penelitian. Teknik analisis yang digunakan adalah regresi berganda dengan uji simultan F dan uji parsial t. Berdasarkan hasil analisis pada bab IV dapat ditarik beberapa simpulan dan saran. Dari hasil analisis regresi berganda disimpulkan bahwa: 1) Citra perusahaan berpengaruh positif terhadap keputusan pembelian, 2) Citra pemakai berpengaruh positif terhadap keputusan pembelian, 3) Citra produk berpengaruh positif terhadap keputusan pembelian. Dari hasil pengujian hipotesis I dapat ditarik simpulan sebagai berikut: Hipotesis I yang menduga Diduga citra perusahaan (X1), citra pemakai (X2) dan citra produk (X3) berpengaruh signifikan secara simultan terhadap keputusan pembelian (Y) Lampu Philips dapat diterima (besarnya nilai F hitung adalah 27.939 lebih besar dari F tabel yaitu 2.79). Dari besarnya koefisien determinasi (R2) = 0,631 berarti bahwa besarnya sumbangan citra perusahaan (X1), citra pemakai (X2) dan citra produk (X3) terhadap keputusan pembelian (Y) Lampu Philips sebesar 63.1% dan sisanya 36.9% dipengaruhi oleh peubah bebas lain yang tidak diteliti Dari hasil pengujian Hipotesis II disimpulkan bahwa secara parsial citra perusahaan (X1), citra pemakai (X2) dan citra produk (X3) berpengaruh signifikan terhadap keputusan pembelian (Y) Lampu Philips. Diantara peubah citra perusahaan, citra pemakai dan citra produk diketahui bahwa citra produk memiliki koefisien beta (?) adalah paling besar yaitu 0.445 dibandingkan peubah citra perusahaan dan citra pemakai. Hal ini berarti citra produk memiliki pengaruh dominan terhadap keputusan pembelian (Y). Brand images menjadi sangat penting diperhatikan perusahaan, karena melalui brand images yang baik, maka dapat menimbulkan nilai emosional pada diri konsumen, dimana akan timbul perasaan positif (positive feeling) pada saat membeli atau menggunakan merek tertentu. Demikian sebaliknya apabila suatu merek memiliki citra (image) yang buruk di mata konsumen, kecil kemungkinan konsumen untuk membeli produk tersebut. Citra merek dapat dijabarkan menjadi 3 sub citra pendukung: citra dari pembuat produk/jasa atau citra perusahaan; citra pemakai; dan citra produk/jasa itu sendiri). Citra perusahaan (corporate image) merupakan sekumpulan asosiasi yang dipersepsikan konsumen terhadap perusahaan yang membuat suatu produk atau jasa, dalam hal ini adalah Philips Lighting Indonesia sebagai produsen lampu Philips yang ada di Indonesia. Citra pemakai (user image) merupakan sekumpulan asosiasi yang dipersepsikan konsumen terhadap pemakai yang menggunakan suatu barang atau jasa, dalam hal ini adalah pemakai lampu Philips. Citra produk (product image) merupakan sekumpulan asosiasi yang dipersepsikan konsumen terhadap suatu produk, Tujuan penelitian mengetahui pengaruh brand image meliputi citra perusahaan, citra pemakai dan citra produk berpengaruh secara simultan maupun parsial terhadap keputusan pembelian Lampu Philips. Populasinya pada penelitian ini adalah pelanggan Lampu Phillips di Toko Jaya Sakti 2 Malang sebanyak 350 orang dan diambil 53 orang sebagai sampel penelitian. Teknik analisis yang digunakan adalah regresi berganda dengan uji simultan F dan uji parsial t. Berdasarkan hasil analisis pada bab IV dapat ditarik beberapa simpulan dan saran. Dari hasil analisis regresi berganda disimpulkan bahwa: 1) Citra perusahaan berpengaruh positif terhadap keputusan pembelian, 2) Citra pemakai berpengaruh positif terhadap keputusan pembelian, 3) Citra produk berpengaruh positif terhadap keputusan pembelian. Dari hasil pengujian hipotesis I dapat ditarik simpulan sebagai berikut: Hipotesis I yang menduga Diduga citra perusahaan (X1), citra pemakai (X2) dan citra produk (X3) berpengaruh signifikan secara simultan terhadap keputusan pembelian (Y) Lampu Philips dapat diterima (besarnya nilai F hitung adalah 27.939 lebih besar dari F tabel yaitu 2.79). Dari besarnya koefisien determinasi (R2) = 0,631 berarti bahwa besarnya sumbangan citra perusahaan (X1), citra pemakai (X2) dan citra produk (X3) terhadap keputusan pembelian (Y) Lampu Philips sebesar 63.1% dan sisanya 36.9% dipengaruhi oleh peubah bebas lain yang tidak diteliti Dari hasil pengujian Hipotesis II disimpulkan bahwa secara parsial citra perusahaan (X1), citra pemakai (X2) dan citra produk (X3) berpengaruh signifikan terhadap keputusan pembelian (Y) Lampu Philips. Diantara peubah citra perusahaan, citra pemakai dan citra produk diketahui bahwa citra produk memiliki koefisien beta (?) adalah paling besar yaitu 0.445 dibandingkan peubah citra perusahaan dan citra pemakai. Hal ini berarti citra produk memiliki pengaruh dominan terhadap keputusan pembelian (Y). Brand images menjadi sangat penting diperhatikan perusahaan, karena melalui brand images yang baik, maka dapat menimbulkan nilai emosional pada diri konsumen, dimana akan timbul perasaan positif (positive feeling) pada saat membeli atau menggunakan merek tertentu. Demikian sebaliknya apabila suatu merek memiliki citra (image) yang buruk di mata konsumen, kecil kemungkinan konsumen untuk membeli produk tersebut. Citra merek dapat dijabarkan menjadi 3 sub citra pendukung: citra dari pembuat produk/jasa atau citra perusahaan; citra pemakai; dan citra produk/jasa itu sendiri). Citra perusahaan (corporate image) merupakan sekumpulan asosiasi yang dipersepsikan konsumen terhadap perusahaan yang membuat suatu produk atau jasa, dalam hal ini adalah Philips Lighting Indonesia sebagai produsen lampu Philips yang ada di Indonesia. Citra pemakai (user image) merupakan sekumpulan asosiasi yang dipersepsikan konsumen terhadap pemakai yang menggunakan suatu barang atau jasa, dalam hal ini adalah pemakai lampu Philips. Citra produk (product image) merupakan sekumpulan asosiasi yang dipersepsikan konsumen terhadap suatu produk, Tujuan penelitian mengetahui pengaruh brand image meliputi citra perusahaan, citra pemakai dan citra produk berpengaruh secara simultan maupun parsial terhadap keputusan pembelian Lampu Philips. Populasinya pada penelitian ini adalah pelanggan Lampu Phillips di Toko Jaya Sakti 2 Malang sebanyak 350 orang dan diambil 53 orang sebagai sampel penelitian. Teknik analisis yang digunakan adalah regresi berganda dengan uji simultan F dan uji parsial t. Berdasarkan hasil analisis pada bab IV dapat ditarik beberapa simpulan dan saran. Dari hasil analisis regresi berganda disimpulkan bahwa: 1) Citra perusahaan berpengaruh positif terhadap keputusan pembelian, 2) Citra pemakai berpengaruh positif terhadap keputusan pembelian, 3) Citra produk berpengaruh positif terhadap keputusan pembelian. Dari hasil pengujian hipotesis I dapat ditarik simpulan sebagai berikut: Hipotesis I yang menduga Diduga citra perusahaan (X1), citra pemakai (X2) dan citra produk (X3) berpengaruh signifikan secara simultan terhadap keputusan pembelian (Y) Lampu Philips dapat diterima (besarnya nilai F hitung adalah 27.939 lebih besar dari F tabel yaitu 2.79). Dari besarnya koefisien determinasi (R2) = 0,631 berarti bahwa besarnya sumbangan citra perusahaan (X1), citra pemakai (X2) dan citra produk (X3) terhadap keputusan pembelian (Y) Lampu Philips sebesar 63.1% dan sisanya 36.9% dipengaruhi oleh peubah bebas lain yang tidak diteliti Dari hasil pengujian Hipotesis II disimpulkan bahwa secara parsial citra perusahaan (X1), citra pemakai (X2) dan citra produk (X3) berpengaruh signifikan terhadap keputusan pembelian (Y) Lampu Philips. Diantara peubah citra perusahaan, citra pemakai dan citra produk diketahui bahwa citra produk memiliki koefisien beta (?) adalah paling besar yaitu 0.445 dibandingkan peubah citra perusahaan dan citra pemakai. Hal ini berarti citra produk memiliki pengaruh dominan terhadap keputusan pembelian (Y).
Kurniawan

FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI KEPUTUSAN PERPINDAHAN MEREK KOSMETIK (STUDI KASUS PADA MAHASISWI STIE MALANGKUÇEÇWARA MALANG) ABSTRAKSI
Danang

PENGARUH BAURAN PEMASARAN TERHADAP KEPUTUSAN PEMBELIAN SMARTPHONE SMARTFREN ANDROMAX
Yeremia Bobby Waworuntu

ANALISIS PENGARUH KOMITMEN ORGANISASI, DISIPLIN KERJA DAN MOTIVASI KERJA TERHADAP KINERJA KARYAWAN PERUSAHAAN AGAR – AGAR SRIGUNTING MALANG
MERLIN PEBRIYANA

ANALISIS STUDI KELAYAKAN RENCANA PROYEK PERUMAHAN (STUDI KASUS PADA ALAM NIRWANA RESIDENCE) PANDANWANGI KABUPATEN MALANG
Bakhtiyar Zanur Ghaniy Tarsika

87 Results 1 2 3 4 5 6 7 8 9